Menari di atas pecahan kaca~


Seperti menari di atas pecahan kaca..
menari dengan nada-nada yang syahdu..
Berputar layaknya permainan galangsing mengikuti angin..
Berdarahpun terasa sakit..
Musikpun terus berputar dan tidak ingin berhenti menari~

20140306-221247.jpg

Menari…menari…menari…
Lantai dansa penuh dengan pecahan kaca…
Sepatu tebal pun tidak bisa melindungi..
Senyum bahagia kini terasa aneh..
Tertawa kini tidak seberisik seperti kicauan burung-burung…

20140307-000525.jpg

Musik terus berputar,tanpa henti..
Seperti terhipnotis untuk tetap menari..
Air matapun ikut mengiring setiap langkah…
Hati terus memohon….
“Berhenti…berhenti….”
Namun kaki dan tubuh seperti tidak ada hentinya untuk menari…
Berteriaak…berteriaakk…berteriak…

20140307-000648.jpg

Tidak ada yang mendengar….
Langitpun tidak mempedulikan kaki yang penuh dengan luka…
Musik terus berputar…

20140307-000737.jpg

Orang-orang hanya bisa memandang dengan sebelah mata…
Seperti layaknya pertunjukan yang hanya bisa di komentarin tanpa di ketahui apa yang di rasakan pemainnya..

20140307-001839.jpg

Berputar…berputar..berputar…
Mencari adakah orang yang bisa menolong dan bisa melihat kenyataan yang di rasakan…
Luka terus menusuk-nusuk kaki yang penuh dengan darah…
Hanya bisa melihat acuhan…,kesinisan,tertawa,pujian dan senyuman akan luka…

20140307-000855.jpg

Adakah yang rela menolong menarik dari pecahan kaca menyakitkan ini..
Adakah yang bisa Mematikan musik hanya bisa berputar tiada henti dan tidak bisa melihat penari yang terus berteriak kesakitan…

Wahai langit…

20140307-001002.jpg

Berilah hujan..
Agar pecahan-pecahan kaca ini bisa terbawa oleh air hujan mu…

Wahai angin..
Bisakah kau melenyapkan semua musik yang menyakitkan ini…
Bawalah semua musik ini ke dalam album kebenaran…
Iyaa kebenaran tidak hanya bisa berputar di bawa oleh angin-angin yang tidak jelas arah nya…

Wahai awan…,

20140307-001042.jpg

Kumpulkanlah musik-musik pertanyaan kekesalanmu yang penuh dendam…
Bisakah kau bawa langsung ke padaku..
Iya kepadaku…

Wahai matahari..,

20140307-001145.jpg

Bisakah kau menyinari panas mu ini..
Apakah kau tidak lelah terus bersembunyi dan hanya menyinari kebahagianmu di depanku…
Matahari kau adalah pusat dari segala tata surya…
Lihatlah aku…
Sinari panasmu langsung ke aku yang penuh luka..
Hentikan musik mu yang kau sebar ke tata suryamu…
Berhentilah mengikuti inti perasaanmu yang selalu kau fikirkan dan merasa kau rendah lalu kau menghindar dengan senyuman kebahagian mu…
Tidakkah kau menyadari kesalahan2 mu yang mudah pergi dan datang begitu saja…
Haruskah aku mengulangi musik yang pernah ku putar dengan semua kesakitan yang kurasakan…
Wahai matahari sang pusat tata surya kehidupan,sadarlah..
Intropeksilah dirimu..
Jangan hanya melihat kesalahan ku dalam menari saat itu saja…
Banyak kejadian antara kau dan aku yang begitu indah dan mengharukan…
Sinarmu begitu indah,jangan kau rusak dengan rasa perasaanmu yang negatif..

Wahai bumi….,
Teruslah kau berputar…
Biarkanlah bulan berperan mengantikan matahari yang selalu bersinar dengan kebahagian yang menyakitkan…

Wahai bulan,
Berhentilah menerima sinaran matahari..
Berikanlah kegelapanmu…
Walaupun terasa gelap namun semua penuh kenyamanan dengan kejujuran..
Bersinarlah kau dengan sinar mu…

Setiap tarian pasti ada yang salah Melangkah maupun gerakan…

20140307-001404.jpg

Akankan setiap salah menari,
Pecahan-pecahan kaca itu semakin banyak…
Musik pun haruskah terus terdengar lebih keras dengan penyampaian dari belakang…
Tegurlah…bicarakan…jelaskanlah…
Jangan bersembunyi di dalam musik…
Semua gerakan dan tarian masih bisa di perbaiki…
Semua kesalahan pasti di miliki semuanya..

Wahai tata surya..
Jangan kau selalu terpusat dengan matahari…
Janganlah kau terhanyut dengan musik-musik yang di ceritakan dengan kata2 menanggis di setiap musiknya kau dengarkan…

Jangan salahkan bila aku ingin menari-nari di tempat lain…
Tidakah kau lihat,aku pergi karena ada tugas di panggung itu..
Ingat tata surya aku pergi ke tempat lain tidak membawa musik-musik dan membagikan musik-musik yang akan membuat pecahan2 kaca,mungkin suatu saat nanti malah jatuh ke kamu…
pergi melihat gunung dan pulau-pulau yang bisa menghilangkan luka ini…

Kembalipun sudah berbeda,
Banyak bintang-bintang yang berkedap-kedip penuh isyarat(kode-kode) yang seakan membuangku jauh-jauh dari tata surya..
Teropong info-info pun hanya berpihak pada matahari dan planet2 saja…
Tidak selengkap tata surya yang berputar dan penuh kekompakan tanpa adanya senyuman manis dengan kode-kode musik dan bintang menyakitkan…
Bisakah kau lihat luka ini semakin mendalam…
Sendiri tanpa membagikan musik-musik ke lainnya..
Sendiri dalam tangisan dan luapan kesakitan…
Air matapun kini menjadi lautan darah…

20140307-001529.jpg

Aku hanya ingin menari di lantai dansa..,bukan di lantai pecahan kaca yang menyakitkan

NB : belajar bikin kata2 puisi sakit hati CINTA gak nyambung sumpaah dan aneh tanpa alasan cerita gak jelas banget hahhaha

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s