ini tentang Kurikulum 2013~


20140915-232403-84243882.jpg
Sumber : google

Kejadian ini terjadi saat saya berkunjung ke rumah saudara di daerah bekasi….
Jadi begini ceritanya..,
awal cerita saat iseng2 ngobrol dengan sepupu saya yang bernama sebut saja “BN”..
BN berusia 16 tahun,sekarang sekolah di sma negeri di tambun kelas 11 ipa..
Hal yang gue kagetkan itu yaitu saat dia cerita…

“Apa??”
“Demi apa?”
“Kok bisa??”
“Serius lau?”
Itu reaksi gue,saat tau tentang dia sudah penjurusan dr kelas 10…
Pertama kali dia masuk ke SMA tersebut..
Dia mendapatkan kelas IPA yang berjumlah lebih banyak di bandingkan dengan jurusan IPS..
Yang dulu biasanya banyakan IPS kini IPA menjadi lebih unggul…
*shok*
Bahkan…,
Saat di kelas IPA misalnya boleh mengambil mata pelajaran IPS…
Seperti sepupu Saya yang mengambil pelajaran ekonomi..
Jadi anak IPS bisa ambil fisika..,kimia atau biologi…
Kalau kata sepupu saya,anak IPS ambil biologi semuaa…
YA IYALAH….,gilak ajeee kalau ambil fisika atau kimia 😦
Sian,nanti ngebul otaknyaaaah~
*mantananakips* *jeritanhatianakyanggakbisafisikadankimia*
*cintabiologi*

Entah gue yang kudet apa emang iya gue kudet abissss…sampe baru tau sekolah SMA bagaikan di bangku perkuliahan sampai jantungan ngobrol sama sepupu saya waktu itu,iya karena saking kagetnya dengan perubahan2 yang begitu menakjubkan…

Lulus SMA dr 3 tahun yang lalu membuat gue menjadi pelajar yang dulu bener2 merugi…
Apalagi kurikulum sekarang bener2 canggih…
Bayangkan saja,di kelas kini seorang guru menjelaskan murid2nya dengan power point yang seperti seorang dosen menjelaskan mahasiswanya di kampus…
Membuat kelompok kecil..,di antaranya 5 orang dan menjelaskan perbab di masing kelompok..
Setelah itu mereka mengadakan tutorial atau yang menjelaskan gitu ada juga kejurian,jd siapa yang menjadi idola menjelaskan paling bagus akan menjadi terfavorit dan mendapatkan pin..
WOW…..!!!
Kira-kira seorang guru itu kerjanya apa ya? Kalau semuanya di serahkan ke anak muridnya semua….
Memantau atau lebih ke memberikan jawaban dr yang mereka tidak tau..

Tapi kagum banget dengan kurikulum 2013 yang membuat anak muridnya jadi lebih aktif dan lebih bersemangat dengan sistem “tutorial sebaya”
Dengan begitu,jadi bisa lebih mengerti dan tidak sungkan bertanya..

Bahkan sikap dan penampilan di nilai banget sama guru.. Walaupun dulu juga di nilai,tapi lebih di perhatikan penilaian sekarang…

Sabtu juga masuk,
Lucunya di wajibkan pramuka…
Serasa di jama SD..
Selalu dan harus pramuka di hari sabtu dengan kakak2 keren waktu dulu…
*menggenang masa dulu*

Tapi hal yang membuat saya terkejut dan paling mengejutkan yaitu…
Raport mereka yang kini “berubah menjadi huruf”…
Bisa bayangkan SMA udah seperti di kampus..
Melihat raport seperti melihat rekap nilai dr kampus…

20140915-234737-85657192.jpg
Sumber : google

Begitulah penilaianya… :”)

Lucunya,entah saya kurang paham atau bagaimana dengan penjelasan dia..,kalau UN di laksanakan di kelas 11 dan di kelas 12 fokus dengan persiapan masuk kampus..
Dan gilanya…,masuk ke universitas memakai nilai raport..
Sedikit tidak adil dengan nilai raport sebenarnya….~

Begitulah kejadian yang saya alami,selama berbincang dengan pelajar SMA yang kini bercita2 menjadi seorang dokter :”)

NB : kurikulum 2013 kereen !!!

Iklan

6 thoughts on “ini tentang Kurikulum 2013~

  1. Kurikulum 2013 ini memang betul-betul membuat siswanya aktif, gurupun juga dibikin sibuk dengan beragam penilaian mulai dari penilaian aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan di setiap mata pelajarannya. Masing-masing aspek tersebut masih ada sub-sub penilaiannya. Jadi kalo sang guru tidak mampu mengelola nilai dengan baik bisa berpotensi tertukar antar siswa.
    Yang menyedihkan adalah pengakuan beberapa guru yang saya survey yaitu menggampangkan penilaian (karena tidak mau ribet), dipukul rata semua nilainya sama, yang penting di atas KKM. Karena target Kurikulum 2013 adalah tidak ada siswa yang nilainya di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

    Pengamatan ini kami lakukan dalam rangka mengembangkan sebuah aplikasi (software) untuk penilaian Kurikulum 2013.

      • Betul, siswa jadi makin aktif belajar. Perlu kesabaran untuk mengubah mindset para guru yang merasa keberatan.

        Ada hal positif lainnya yaitu program pengayaan.
        Siswa yang menyampaikan pengayaan kepada teman-temannya yang mendapat remedi (mengulang) maka siswa tersebut mendapatkan tambahan nilai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s