Tentang si “LIAR”~


sumber : google

sumber : google

LIAR…
Apa itu LIAR…??
Nama makanan? Minuman? apa pembalap?? bukan…
LIAR adalah arti dari bahas inggris pembohong. Bisa di katakan penipu.
kalau mendengar kata “PENIPU” udah bermacam2 fikiran dari mulai penjahat sampe MANTAN.. hahaha
Di Jaman yang serba horror dan mengerikan ini,semakin banyak orang-orang yang mempermudah mencari uang dengan penipuan untuk kepentingan dirinya sendiri. Mulai dari secara lembut sampai secara kasar dan tega mengambil nyawa bahkan. Kalau mendengar kata “Mama Minta pulsa” sudah biasa  mendengar cerita atau pernah mendapatkannya sms semacam unik kaya gitu. Kali ini saya akan bercerita tentang penipuan yang lucu,bahkan unik..

Ngomong-ngomong soal penipuan, sekarang ini banyak para penipu yang berani membuat “DRAMA” sampai-sampai jago banget peraninnya. Bagaikan seorang pemain flim, mereka mencoba menyakinkan target bahkan sekitar targetnya. Apalagi targetnya yang kena itu “ibu-ibu yang sayang anak” sebut saja nama dia “Bunda”. Saat lagi ada acara keluarga, dia heboh bercerita mengenai penipuan yang dia alami waktu itu. Keadaan di sana ada nenek,saya dan sepupu saya.
Bunda    : “Jadi tuh,bunda hampir aja kena tipu sel.. alhamdulilah allah                          masih melindungi bunda dan keluarga”kata bunda yang tiada                        bersyukur.
gue        : “Iya alhamdulilah ya bun..jadi gmana ceritanya bun??”tanya gue                     penasaran
Saat bunda saya pergi, dia dapet kabar tlp dari mbaknya di rumah. katanya kalau ada tlp dari seorang pria yang bilang kalau anaknya jatuh dari kamar mandi sekolah dan sekrang lagi berada di rumah sakit. Pintarnya mbak itu tidak memberikan no hp bunda dan akhirnya si penipu meninggalkan no hpnya. Hingga bunda menelepon anaknya,namun si anak sebut aja “leha” tidak menjawab Tlp maupun sms si bunda. Saat itu juga wali kelas maupun sekolah tidak menjawab tlp. Mulailah panik si bunda hingga dia menelepon si penipu. DRAMApun di mulai….

Di sana bercerita ada 3 orang, dokter, suster dan yang membawa leha ke rumah sakit. Si penipu bilang kalau leha bakal di tindak lanjuti (operasi) namun harus membayar terlebih dahulu dan menstranfer sejumlah 8 juta. Namun,bunda pintar.. dia mendatangi rumah sakit yang kebetulan gak jauh dari posisinya waktu itu. Sambil di perjalanan, bunda menelepon suaminya namun tidak di angkat, akhirnya dia minta tolong kaka iparnya pinjam uang untuk transfer ke rekening si penipu. Kepanikan bunda membuat kaka ipar tidak bisa berfikir rasional dan diapun pergi ke bank untuk menstranfer 8 juta. Sesampainya di rumah sakit,bunda langsung menemui suster dan bertanya-tanya soal leha. Si penipu tiada henti-hentinya menelepom dan SMS bunda untuk segera menstranfer uang. Suster mengecek data ternyata engga ada nama leha dan dokter bambang. SI penipu masih ngotot kalau dia benar,hingga suster rumah sakit itu bilang ke penipu itu “selamat siang,di sini engga ada pasien bernama leha dan engga ada dokter bernama bambang” penipu itu langsung matiin tlpnya dan engga mengubungi-hubungi bunda lagi.

Beberapa menit kemudian,leha membalas SMS bunda. Bilang kalau dia gak kenapa2 dan berada di kamar mandi. Kepanikan bunda mulai reda,namun dia melupakan sesuatu. Iya,dia lupa kalau minta tolong kaka iparnya transfer si penipu itu. Dia langsung menelepon kaka iparnya, ternyata sudah di transfer sekitaran 20 menit yang lalu sampai si bunda memeriksa hp dia yang satu lagi,bukti sudah transfer sudah di kirim kaka iparnya. Memang masih rezeki bunda, dengan segera si kaka ipar yg masih berada di bank langsung blokir no rekening si penjahat dan ke kantor polisi yang posisinya deket dari bank. Si penjahat tidak tau kalau sudah di transfer uangnya,hingga uang itu kini aman dan tidak berada di tangan orang yang salah.

Adalagi cerita kerabat teman ayah saya yang kena penipuan penculikan. berbeda dengan “ibu-ibu sayang anak” si bapak yang pintar dan engga panik,langsung bertanya balik nama anak,ciri-ciri dan sekolah itu anak. Saat si penipu itu salah menyebutkan semuanya,dia langsung bilang “udah terserah mau di apain aja dia” hahaha iyalah orang ternyata anaknya baru saja pulang sekolah.

Namun yang lebih mengerikan itu adalah penipuan sistem “Hipnotis” melalui telepon. Kejadian itu terjadi pada ibu saya,awalnya dia bersikap normal,masih bisa marah-marah pula. Hingga kaka saya bertanya kemana ibu saya pergi. Ternyata ibu saya pergi ke atm, sudah terlambat dia sudah kena tipu dan transfer 200 ribu ke penipu itu. Saat di tanya-tanya,ibu saya engga tau apa-apa dan dia merasa biasa aja. Hikmahnya ibu saya tidak tertipu sampai berjuta-juta dan dia tidak kenapa-kenapa. Kalau kata kaka saya, harusnya ibu saya di tepok pundaknya. Apadaya,waktu itu kondisinya saya lagi kena omel-omel saya dia hehhe
kan serem juga kalau ternyata engga terhipnotis malah tepok pundak orang tua….

Sungguh mengerikan untuk bisa percaya dengan orang sekrang. Begitu banyak modus penipuan yang beratas nama kan “menolong”. Segala macam cara di gunakan untuk mendapatkan uang sampai belajar ilmu2 semacamnya. Mencari pekerjaan memang susah, tapi masih banyak cara untuk bekerja untuk tidak merugikan orang lain.
Tidakah berfikir, bakalan ada balasan dan hukuman dari setiap perbuatan?? tuhan tidak tidur…
Semua yang di lakukan kelak, bakalan ada balasan. Entah mungkin langsung atau ke anak cucu kelak…

Semua kembali ke jalan hidup masing-masing manusia itu sendiri…
karena terkadang pilihan tersulit adalah di dalam kondisi yang sulit.

NB : kalau kata bang napi “WASPADALAH…WASPADALAH…”

Iklan

17 thoughts on “Tentang si “LIAR”~

  1. Pernah kejadian di sekitar rumah mbak sel. Ditelpon katanya anaknya nabrak orang, eh setelah dikonfirmasi anaknya masih tidur. Kuncinya sih jangan panik kalau udah dihadapkan masalah seperti itu. Ya semoga kita masih dilindungi Allah yaa Aamiin

  2. Yang namanya orang tua, apalagi seorang ibu, pasti langsung panik kalok denger kabar anaknya kenapa-napa.. Makanya kalok ada kabar gitu harusnya sharing dulu ke orang terdekat yak. Zaman sekarang modus buat nipu tuh macem-macem 😦

  3. Alhamdulillah semuanya selamat, tidak tertipu.
    Penipu itu memang tega banget… ia gak mikir kalo (misalnya) targetnya menderita sakit jantung, bisa dibayangkan kejadiannya bakal seperti apa.

  4. Zaman sekarang orang makin pintar, penipu pun makin pintar ya Mbak. Duh mesti tetap waspada dan hati-hati supaya tidak terjerumus ke penipuan begitu :huhu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s