Cerita Wanita dan Bumerang Cintanya (Bagian 2)~


Wanita adalah makhluk paling lembut ciptaan tuhan. 
Bumerang adalah sebuah benda yang berasal dari suku aborigin di autralia, kalau di lempar bakalan balik lagi kepemiliknya.
Cinta adalah arti dari semua makna yang indah dan pahit.”

a

sumber : google

Jangan salahkan cinta, tapi salahkan diri sendiri mengapa bisa jatuh cinta kepada orang yang salah. Menyayangi orang yang tidak tepat yang hanya mempermainkan cinta dan ketulusan kepercayaan seorang wanita.
Itulah CINTA….

“Terlalu sulit untuk menerima…. Terlalu jahat jika di tolak dan tidak enak hati…”

Dan jawabanya si wanita adalah….

“Iya…”

Wanita itu membohongi hatinya yang paling dalam untuk menerima pria itu untuk menjadi kekasihnya.Menerimanya tanpa rasa suka,sayang atau bahkan cinta sedikitpun.Hanya bermodal “kasihan” dan iseng saja. Bagi wanita itu, “Jalani” adalah jawaban yang pas untuk pria itu. Entah akan seperti apa kedepanya, apakah mulai ada rasa atau bahkan makin membencinya. Tiada hentinya wanita itu menertawakan kata-kata si pria itu begitu lucu. Mulutnya begitu manis,selalu berjanji dan menyakinkan. Begitulah perjuangan si pria untuk mendapatkan si wanita, walaupun tidak sepenuhnya si pria memilikinya.

Perlahan teman dan sepupunya yang biasanya tertawa bareng tentang si pria, mulai mengetahui percintaan wanita gengsi itu dan pria aneh. Sampai setiap saat mereka berdua selalu saja meledek dan kini menertawakan si wanita, bukan si pria lagi. Bagi si wanita

Nasi sudah menjadi bubur, semua sudah terjadi.. tidak bisa di ulang untuk menarik jawaban sepihak/setengah hati itu..

Sehari setelah mereka berpacaran, si wanita pergi bersama dengan teman-teman kuliahnya ke sebuah cafe di kemang. Si pria yang masih canggung terus usaha mengejar si wanita dan selalu saja menghubungi si wanita yang masih saja tidak mempedulikan si pria itu. Sampai si pria bbm di blsnya lama dan berjam-jam oleh si wanita.

Malam harinya, barulah si wanita tidak sibuk dan berchatting di BBM dengan pria yang sudah menunggu seharian si wanita. Mulai dari tanya kegiatan besok sampai si wanita bertanya tentang status sedih pria itu. Ternyata si pria masih ragu dengan jawaban si wanita. Dia bertanya lagi tentang rasa suka wanita itu ke pria tersebut. Dengan tegas wanita itu bilang

“Kalau suka, aku suka sama kamu kak. Tapi untuk sayang,perlu proses untuk aku sayang ke kamu. Karena aku lagi perlahan membuka hati untuk kamu kak” 

Dan si pria mulai mengerti, percaya dan menuruti permintaan si wanita untuk merubah foto profilnya yang terkesan kekanak-kanakan. Dalam hati si wanita sudah merasa sangat berdosa untuk berbohong ke dia dan kata-katanya terkesan jahat. Tapi entah dia masih percaya atau tidak.

Hari demi harinya, si wanita kini mulai peduli dan sedikit romantis walaupun sedikit berat untuk itu. Entah apa yang sudah merasuki diri si wanita yang kini mulai iba dan peduli. Pria itu masih saja mengejar dan kini mulai di respon cepat oleh si wanita, yang sepertinya mulai termakan omongan si pria. Malam harinya, si wanita yang harus kembali ke rutinitas kuliahnya dan kembali ke dunia kosannya. Si pria selalu saja mengucapkan kata-kata dia kangen dengan wanita itu dan si wanita balas bilang dia kangen juga dengan si pria. Selama berhubungan rutin si pria selalu saja mengeluh sakit, memang saat bertemu dia sedang flu berat. Hingga si wanita kini lebih perhatian dan lebih ekstra peduli dengan pria itu. Bahkan sampai terlalu terbawa perasaan si wanita kini berubah jadi wanita yang aneh dan terlalu berperasaan.

photo 3

“Seperti berada di Lovecycle, di mana cinta berputar balikan hati yang membenci malah jadi mulai mencintai.”

Tanpa disadari si wanita kini mulai menyayangi si pria yang di bencinya dulu dan berniat untuk bermain-main saja. Namun, si wanitanpun terkena bumerang cinta. Bahkan pria itu yang malah mulai cuek ke wanita itu kini malah membuat si wanita makin mengejar si pria. Demi cinta dan rasa kangenya, si pria rela jauh-jauh dari bogor ke tanggerang untuk menemui si wanita. Namun, si pria beringkar janji, dia berbohong atau memang benar kalau dia kelelahan untuk datang ke kampus si wanita. Dengan tabah si wanita berusaha “Pura-pura” tegar dan malah memberikan perhatian supaya si pria beristirahat. Padahal si wanita sudah berdandan rapih, berharap si pria benaran mendatanginya. Begitulah wanita, selalu saja berlagak tangguh padahal di dalam hati rapuh.

Sampai waktu terus berlalu, pria itu malah makin menjadi tidak peduli dan membalas lama pesan si wanita. Wanita itu juga sekarang selalu pertama menyapa saat pagi-pagi si pria.

Dunia berputar.. kali ini wanita itu yang mempertahankan hubunganya dengan si pria.

Berkali-kali si pria mengingkari janjinya bertemu dengan si wanita, lagi-lagi si wanita tabah dan berlagak sama seperti tidak ada apa-apa di dalam hatinya yang “KECEWA”.  

photo 2

Lucunya, malahan kali ini si wanita yang mempertanyakan perasaan dan status hubungan dengan pria itu yang mulai tidak peduli. Pria itu menjawab cukup lama tidak secepat saat awal dia menyatakan cinta dulu.

“saya sayang sama kamu. namun saya lagi banyak masalah  dan hanya bisa diam saja.. maaf ya kalau saya jadi cuek”

Wanita itu kini sedikit tenang karena pria itu bilang masih sayang. Walaupun,entah kenyataan apakah masihkah ada rasa sayang apa hanya menenangkan saja. Wanita yang masih tinggi gengsinya, hanya bisa menunggu si pria untuk mengajak bertemu si wanita. Pada hari valentine, si pria bilang kalau dia sakit. Sama seperti biasanya, si pria selalu saja lama membalas pesan si wanita yang sangat khawatir dengan kondisi si pria yang sedang sakit. Sampai malam harinya tepat tanggal 15 febuari, si wanita sedih tiada hentinya memikirkan si pria. sampai si pria itu merasa bersalah dan menghubungi si wanita dan mengajak bertemu pada tanggal 16 febuarinya.

Kondisi si wanita yang harus ke kampus berada jauh dari rumahnya, harus mengejar-ngejar waktu untuk bisa sampai di rumah sore agar bisa bertemu si pria yang sudah banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkanya. Bagi si wanita pertemuan dengan pria ini adalah yang sangat di tunggu-tunggu. Setelah sekian lama kesabaran si wanita menanti si pria yang sibuk dan sakit, endingnya akhinya bisa bertemu.

Sampai pertemuan itu, pria itu ternyata tidak bekerja karena dia malas atau apalah si wanita tidak terlalu peduli. Bahagia rasanya, si wanita melihat kekasihnya yang masih sehat-sehat saja. Keadaan mereka tetap sama, masih canggung dan kaku. Tidak seperti orang pacaran yang memamerkan kemesraan. Si wanita yang masih gengsi dan tidak mau terkesan agresif, si pria yang entah terlalu sopan atau masih canggung.

Selesai menonton bioskop, wanita dan pria itu makan bersama di tempat pertama kali mereka bertemu. Setelah berhasil di pancing si wanita, lagi-lagi si pria banyak bercerita dan tidak berubah dengan gaya bicaranya. Setelah mendengarkan cerita, si pria lagi banyak masalah di kantornya dan masalah dengan keluarganya. Lagi-lagi si wanita percaya dengan ucapan si pria. Wanita banyak berharap akan sebuah hadiah manis dari si pria akan hari kasih sayang lalu. setidaknya si pria memberikan hadiah kecil untuk kekasihnya.

Terlalu munafik kalau seorang wanita tidak mau di berikan kejutan kecil oleh pacarnya.

Saat di mobil, si pria bercerita tentang keponakanya yang masih lucu-lucunya. Kebetulan si wanita sangat menyukai anak kecil, tanpa si wanita minta si pria menunjukan foto keponakanya. Saat mau melihat hpnya, si pria seperti sedikit takut kalau hpnya wanita itu pegang dan lihat. Curiga.. iya curiga tapi si wanita berusaha untuk berfikiran positif dan percaya dengan kekasihnya. Setelah bertemu lusa kemudian, pria itu kembali seperti biasa cuek dan lama membalas, bahkan mengikari janjinya lagi untuk pergi di hari sabtu.

Minggu depannya tepat hari senin mereka bertemu kembali di tempat yang sama. Lagi-lagi pria itu membuat kejutan, dia meminta izin untuk memegang tangan,mencium dan memeluk si wanita. Betapa sopannya dan santunnya si pria. Di jaman yang udah engga biasa, masih ada pria yang selucu pria itu. Unik dan semakin menarik hati si wanita. Terkadang si wanita berfikiran kalau, apa jangan-jangan sebenarnya si pria pertama kali pacaran atau apalah. Si wanita tiada hentinya tertawa terpingkal-pingkal. Baru pertama kalinya dia berpacaran dengan pria (UNIK) dalam kesopanan seperti dia. Hari itu dia banyak membuat jantung si cewek mau copot, mulai dia yang bener-bener lebih romantis, lebih peduli dan lebih menunjukan rasa kasih sayangnya. Rasanya si wanita juga benar-benar jatuh hati ke pria itu tanpa alasan. Bukan karena dia kaya, dia sudah dewasa atau dia yang sedikit ganteng.

Tapi semua yang di lakukan,proses perjuangan dan rasanya wanita itu sudah benar-benar jatuh cinta tanpa alasan dengan pria unik itu.

Jatuh hati ke pria itu, membuat si wanita menjadi gila perhatian ke pria itu dan kini rasa kangen yang sepertinya mulai bermunculan. Hari-harinya selalu tentang si pria. Rasa yang tidak pernah sekalipun di fikirkan si wanita bakalan bisa jatuh hati semudah itu ke pria yang bukan selama ini dia inginkan. Menurut akal sehat si wanita, dia sedang gila atau gangguan jiwa karena sudah jatuh hati ke pria itu. Tapi itulah cinta.., selalu di luar akal sehat, datang dengan tiba-tiba..

Namun, semua berubah..
Suatu hari si wanita mengetahui dan melihat berserta bukti nyata hal yang begitu menyakitkan hatinya dan membuat dia tidak percaya akan semuanya. Mengapa di saat wanita itu mulai jatuh cinta, si pria malah sudah berbuat jahat..
Dengan mudahnya, si pria memecahkan hati yang mulai di berikan ke pria itu yang dulunya sangat di tidak sukain si wanita…

Pria itu ternyata sudah……..

NB : Bersambung ke bagian 3 yaa.. soalnya kepanjangan lagi haha
terima kasih, yang sudah mau rela membaca lanjutan cerita ini (lagi) hehehe ๐Ÿ˜€

Iklan

10 thoughts on “Cerita Wanita dan Bumerang Cintanya (Bagian 2)~

  1. Prianya sudah beristri? Atau sudah punya kekasih lain?
    Wew, iya, ditenangkan dulu aja. Supaya bisa menata perasaannya dulu :)).
    Kelanjutan cerita akan selalu dinanti :)).

  2. Pria memang hebat, yg tadinya gak punya daya tarik malah akhirnya punya daya tarik yg luar biasa. Mungkin sudah hukum alam.
    Tapi kok ngeri sendiri ya bacanya…

  3. Ping-balik: Cerita Wanita dan Bumerang Cintanya (Bagian 2)~ | ILHAM ARL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s