Welcome my baby~


Tuhan menakdirkan manusia berpasang-pasangan. Ada yang di pertemukan cepat atau bahkan ada yang perlu waktu yang lama. Ketika sepasang manusia sudah yakin akan bersama dengan ikatan “PERNIKAHAN“, segerakanlah.

Photo

Setelah menikah tentu saja ujian tidak selesai. Lagi-lagi semua takdir tuhan. Siapa yang tidak mau mendambakan seorang anak,apalagi secara batin sudah siap. Iya,seorang bayi mungil yang berkembang dari rahim hingga lahir kedunia dan tumbuh besar.

Betapa bahagianya bila,si bayi hadir dalam pernikahan,penyemangat kedua orang tua untuk terus berusaha menjadi lebih baik dan motivasi untuk lebih bisa saling memiliki melindungi. Seperti kedua orang tua kita yang susah payah membesarkan kita.

Welcome baby nay,hallo semua… Rasanya bahagia sekali bisa SEMPAT LAGI menulis di blog kesayangan. Entah rada kaku tapi harus di biasakan lagi. Ini adalah hobi. Kecintaan akan sebuah rangkain kata2 yang di tulis di dalam sebuah blog. *kiw hahaha.

Yuklah lanjut ceritanyaa….

Seperti mimipi mungkin ya melalui semua ini dengan indah atas karunia tuhan. Menikah di usia yang pas,namun untuk mempunyai si nay,gue dan suami harus extra sabar menanti si nay.

Mungkin di kasih waktu dulu untuk pacaran lagi berduan *cielah hahaha. Setelah kekecewaan setiap bulan,dengan phpan si merah telat eh pas testpeck garis satu,bsknya merahnya keluar. Begitulah terus sampai 3 bulanan setelah menikah,hingga rasanya pasrah sajalah sama tuhan. Tidak mau terlalu berharap sampai berkali2 kecewa. Terus berdoa dan berusaha.

Hingga tak tersadarkan,ciri2 itu kian terasa hadir. Ah pokoknya tuh ya serba biasa aja. Udah gak terlalu berharap dan terkesan cuek. Sampailah itu tanggal itungan si merah lewat semingguan. Gak muncul2…,iseng2 tespeck. Alhamdulilah,rezeki garis dua.

Tapi kata ibuku tak boleh hebring lebay apalagi sampai di beritahukan ke semua sampai bener2 jadi si nay berkembang.

Sampai malam si suami pulang..

Gue : ” selamat ya..”

Suami : “aku ulang tahun masih lama keles”

Gue : menunjukan testpeck

Suami : liat2 terus diam. Celingak celinguk eh keluar kamar.

Gue : dalam hati berkata “apa ni orang kaga seneng yak,perasaan di plim2 suami seneng kalau di kasih testpecknya langsung”

Gue : menunggu suami masuk kamar lagi.

Suami : duduk di samping.

Gue dan suami liat2an.

Suami : “itu kamu kasih apasih? Mksdnya apa sama tespecknya?”

Gue : “omigat,kamu gak tau. Liat nih ya,di situ garis dua loh.”

Gue : ” aku hamil.. Karena garis dua. Maybe sampai nanti di pastikan usg lebih jelasnya”

Suami : “alhamdulilah…”

Dan seketika semenjak kejadian itu,si suami berubah 180 derajat sifatnya ke gue. Jadi SUPER DUPER PERHATIAN. Apalagi semenjak udah di USG ke dokter spog. Sampai-sampai vitamin dia yang kasihin tiap harinya. Seperti ratu deh pokoknya hahaha.

Agak menyebalkan adalah moment ketika awal2 hamil. Rasanya seperti abis naik jetcoster atau apapun yang buat mual pusing dan muntah. Apalagi setiap berangkat kerja,wajib bawa permen atau bawa plastik. Hal yang selalu gue ingat adalah MUAL LIAT MUKA SUAMI. ih rasanya bener-bener tersiksa hahahha. Tapi hanya 2 mingguan untungnya.

Perjalanan terus berjalan,si nay alhamdulilah terus berkembang sehat. Hingga sampainya di tahap penentuan lahiran. Sedih ya memang,harus melahirkan nay secara cesar. Seperti mimpi buruk masuk ruang operasi yang sangat mengerikan. Apalagi operasi yang akan gue jalani adalah operasi besar.

Seperti lahiran pada umumnya,merasakan kontraksi yang amat sangat menyakitkan. Stres berat dan selalu aja ketakutan. Tapi percaya deh,semua sudah izin tuhan. Selama di ruang operasi,semua di permudah. Berhubung tubuhku agak emang besar. Dokter bilang bisa berkali-kali untuk spinal anastesinya. Alhamdulilah tidak perlu banyak tusukan,sekalinya langsung bisa.

Dokter spog yang gue pilih memang yang terbaik. Tidak ada menakuti atau bilang kondisi badan gue yang besar akan bilang kesulitan atau apalah. Pengalaman waktu operasi usus buntu,dokter bedahnya udah membuat gue hopeless banget. Sampai dia buat operasi sedang dengan penyulitan.

Sedikit cerita yang gue rasakan saat setelah di anastesi spinal adalah kaku di ekstremitas bawah. Bener2 seperti lumpuh. Masih melek dan sedikit ngefly atau gak terlalu sadar. Di tutupin dengan kain,dokter dan para perawatpun bekerjasama untuk menyelamatkan gue dan si nay :D.

Tidak lama,terdengar suara tangisan bayi yang cukup nyaring.

Dokter spog : “sel,sesuai prediksi ya. Bayinya wanita”

Gue : alhamdulilah… (Gak bs berkata2 antara gak sadar,sadarlah).

Si naypun di dekatkan ke pelukan gue. Di suruh cium dan pengenalan asi. Moment yang gak akan pernah gue lupakan… :).

Tidaklah mudah menjadi seorang wanita,apalagi menjadi seorang ibu. Bersyukurlah jika ibu kita masih hidup,sungguh perjuangan hidup dan mati mulai dari hamil hingga melahirkan. Tak mudah melewati hidup sehari-hari mejaga dan membawa perut besar,apalagi ibu-ibu pekerja.

Maafkan ibu dulu aku suka melawan dan selalu aja menentang ucapan ibu. Setelah menjadi seorang ibu,barulah aku sadar betapa beruntungnya aku mempunyai ibu yang sabar tabah dan penyayang seperti ibu. Jering payahmu ah,pokoknya segalanyalah~~

Nb : ibu adalah segala-gala dari kasih sayang tiada berhenti 🙂 #sosad @selseyaa

Iklan

3 thoughts on “Welcome my baby~

  1. Baarakallah.. Selamat ya.. Semoga menjadi anak yang sholehah dan berbakti pada kedua orang tua, agama dan negara, aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin..

    Btw, kocak juga ya kejadian mual lihat muka suami.. Hhe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s