Review : All you can eat (kintan)~


Apasih all you can eat itu? Intinya ya makan sepuasnya,ampe dari dateng kancing celana bisa di kancing selesai makan gak bisa di kancing hahahha. Gak juga kali sel :|.

Baru Pertama kali, gue mencoba berkunjung di lestoran all you can eat yang terpisah. Awal pemikiran si rebus-rebus dan panggang-panggang bersatu. Tapi mereka berpisah oleh meja dan kursi. Ih pasti kangen banget deh :(.

Awal datang,si mbak-mbak menyambut ramah dengan senyuman manis kek gula jawa. Dia bertanya apakah gue pilih rebus-rebus atau panggang-panggang. Okelah dari pada rebus-rebusan. Mau bilang pilih suami tapi gak nyambung jugak sel yaudahlah gue pilih si kitan.

Lanjutt yaaaa…

Setelah sepakat pilih kitan,gue dan suami duduk manis,muka gue sok-sokan kek pelanggan lama padahal mah culun binggung mau gimana hahaha. Perlahan kali ini si masnya yang jelasin,oke gue mah santai kayanya sama aja kaya semacem hanamasa atau shabu hachi yang paling pernah gue datengin.

Mencoba-cobalah ke shaburi dan kitan,tepatnya di margo city. Ayoo mana warga depokkk. Kebetulan ini masih baru,sebelumnya tuh si hanamasa yang kita punya gedung sendiri.

Sambil menunggu si masnya ambil paket daging pesanan gue,karena haus ya jauh2 ke depok dari jakarta timur,ambilah minum-minuman untuk gue dan suami. Melihat-lihat ternyata ada makanan teridola gue,ambilnya banyak-banyak hilap si sushi.

Setelah muter-muter cari-cari menu apa saja di buffet,eh ternyata pilihan makanan buffetnya tidak sebanyak yang gue fikirkan,huft hahaha. Hanya menang di sushi aja lengkap dan enak (karena gue suka sushi). :). Minumanya juga mantap betul ya.

Sialnya ya,gegara hilap makan sushi banyak-banyak,ternyata perut tidak bersahabat. Dalam hitungan menit,gue sudah tak sanggup lagi. Ampyuunn.. Angkat tangan pasang bendera putih.

Kalau kata suami gue,

“Itu nasi di padet-padetin. Wajarlah kenyang.

Hanya suami yang mampu memanggang memakan itu semua dan habis 4 plate saja.

Terakhir hanya ice cream yang mengisi perut kekeyangan sushi. Perpadungan antara green tea ice cream dan vanila ice cream bersama toping-toping coklat kacang.

Waktu yang di berikan buat makan sepuasnya hanya 90 menit,dan gue maupun suami hanya 40 menitanlah. Langsung minta bill.

Kezel juga sebenarnya,karena kami pikir hanya dapat 4 plate saja dalam paket. Ternyata mas-masnya salah menjelaskan dan memang saya maupun suami baru pertama kali. Gue dan suami juga iya-iya saja tak banyak bertanya ke mas-masnya. Jadi ya sedikit merugi aja gak banyak-banyak makan daging buat bakar-bakaran.

Tapi yasudahlah,nasi sudah jadi bubur. Masa iya mau makan lagi,yang ada pulang-pulang suami gue bawa bola hahaha.

Menurut gue sih enak banget apalagi sushinya. Minumanya puas banget. Hanya pilihan buffetnya kurang rame,tak seramai buffet tetangga-tetangganya. Dan juga minusnya terpisah rebus dan bakar-bakaran daging-daginya. (Baru tau dan gak kepo-kepo sebelumnya).

NB : Semoga diberikan rezeki untuk bisa menikmati makan-makanan macam all you can eat yang harganya lumayan juga gitu deh hahahha.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s