Drama dalam Cerita~


Drama…

Sesuatu hal yang menarik untuk di lihat bila cerita itu dalam sebuah fiksi belaka. Namun,bila drama itu adalah cerita kisah hidup nyata. Apakah semenarik itu dalam di perlihatkan?

Serasa berjalan di antara duri nan tajam,namun harus terus di lalui bila ingin cepat sampai ke ujung jalan tidak berduri. Perjuangan maupun kesabaran adalah kunci dari semuanya.

Seperti menari kembali di atas kaca tajam. Lalu harus terus tersenyum,walau terasa sakit dan perih luka mendalam :(.

Terkadang selalu berfikir,hidup sangat tidak adil. Tapi,berdiam sejenak. Bukan hidup yang tidak adil,tapi perasaan kitalah yang selalu berpihak pada hal kesedihan. Tanpa mau berfikir untuk selalu berfikir positif.

Drama kehidupan bakal terus terjadi,berulang. Entah siapa pemeran anatgonis itu akan berganti. Kita bukan berada di sebuah cerita fiksi,setelah sedih..sedih dan sedih bakalan happy ending selamanya. enga hehe~

Tapi..,hidup adalah perjalan tanpa henti. sebelum ajal datang,tuhan akan selalu memberi ujian cobaan untuk setiap insan manusia. Seperti laut,ada pasang dan ada surutnya.

Saat kita masih kecil,rasanya kesal bila di marahi orang tua. Berharap cepet remaja. Setelah remaja,banyak yang membuat lelah dan drama2 baru lagi yang harus di lalui. mulai terasa berat mejalani. berfikirlah,ingin segera dewasa dan cepat mandiri.

Kemudian…,masuknya masa itu. Masa dewasa dan mulai bekerja. Drama-drama kehidupan sangat terasa panas dan penuh dengan cerita kesenangan saat kita susah buat orang lain. Banyaknya orang yang menghalalkan cara gar cepat naik level,hingga tanp di sadari sudah menjatuhkan banyak orang. Tanpa berfikir,apkah orang itu akan fine2 aja? tidak.

Hidup bagaikan di sebuah Hutan RIMBA. Dengan sistem,di makan atau memakan.

selseya

Begitulah,dunia pekerjaan. Walau ada juga yang berhati baik dan bisa menjadi sahabat. Tapi,uang adalah uang.

Setelah masuk level dewasa,berharaplah ingin segera menikah saja. Apalagi wanita,berharap mendapatkan pria kaya raya. Agar hidup bahagia sentosa. Padahal,tidak seperti cerita Cinderella atau dunia fiksi lainnya.

Banyak yang bilang,dunia pernikahan adalah awal dari dunia baru. Benar saja. Dunia dimana,kita akan menjadi dunianya anak kita kelak. Dan.. Drama kehidupan bakal lebih mencekam bila…,kita berhadapan dengan the real manusia mengerikan yang lain adalah MERTUA dan IPAR yang tidak suka dengan kita (misalnya).

Dari segi psikologis,memang terasa tidak nyaman. apalagi mendapatkan ipar yang selalu saja cari muka dengan mertua yang notabennya sangat tidak suka dengan kita (misalnya). Setiap langkah,adalah langkah terburuk dalam pandangan cerita mereka si pembenci mu. Langkah kebaikan adalah hanya riasan yang bakal memudar dengan mudahnya. Walaupun itu adalah sebuah ketulusan.

Hidup tidak akan selalu ada orang suka dengan langkah mu.

selseya

Seperti berjalan,kadang kita sudah sangat berhati2 dalam setiap langkah demi langkah. Selalu ada saja,hal yang membuat kita tersandung. Begitulah jalan kehidupan. Tidak semudah itu untuk melewatinya.

Selain drama per MERTUA dan IPAR. Kita bakal di hadapi dengan kehidupan anak. Saat dulu kita kesal dengan orang tua kita bila marah,saat menjadi orang tua. Kita bakalan sadar,perbuatan mereka marah karena kita salah adalah perbuatan demi masa depan kita untuk tau mana yang baik dan engga.

Kalau kita belom pernah jatuh,gak bakalan tau rasa sakit itu seperti apa.

selseya

Kehidupan adalah drama cerita untuk buku kehidupan kita sendiri. Namun,kita tidak tau bakal bagaimana dan sepeti apa selanjutnya. Hanya selalu berdoa,semoga di dekatkan dengan kebaikan dan di jauhkan dari keburukan.

Karena semua adalah jalan kehidupan,sebuah drama dalam cerita yang akan terus berjalan seiring dengan jalannya waktu.

NB : btw sekian lama akhirnya nulis lagi :”)).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s